IALACOLREG

Pelampung Tanda Kerangka Kapal Darurat IALA

Dua contoh penandaan darurat bangkai kapal: garis vertikal biru dan kuning berselang-seling serta salib kuning tegak. Salib merupakan tanda puncak pilihan; gambar diam tidak menunjukkan irama lampu.

1Tanda dengan bahasa sederhana

Dalam satu kalimat…

Pelampung ini menandai bahaya baru, termasuk kerangka kapal dengan garis biru-kuning dan lampu biru-kuning bergantian.

Kapan digunakan?

Menandai bahaya baru, termasuk kerangka kapal sampai otoritas menilai informasinya sudah cukup disebarluaskan atau bahayanya telah diatasi dengan cara lain.

Pola apa yang dicari?

Cari garis vertikal biru dan kuning dengan jumlah dan lebar yang sama; jumlah keseluruhannya 4 hingga 8.

Apa yang ada di puncaknya?

Jika dipasang, terdapat salib kuning tegak. Bentuk pelampung dapat berupa pilar atau tongkat.

Bagaimana mengenali lampunya?

Lampu bergantian biru dan kuning: setiap warna berlangsung 1 s, diselingi gelap 0.5 s; periodenya 3 s.

2Lihat dalam 3D

Putar tanda untuk memeriksa warna, bentuk dan tanda puncaknya, lalu alihkan ke malam untuk melihat lampunya.

Ilustrasi 3D interaktif ditampilkan di sini. Isi yang sama dijelaskan dalam teks aturan dan poin penting di bawah.

3Cara mengenalinya

Warna
Garis vertikal biru dan kuning
Garis
4 hingga 8; jumlah dan lebar sama
Bentuk
Pilar atau tongkat
Tanda puncak
Salib kuning tegak (jika dipasang)
Lampu biru
1 s biru + 0.5 s gelap
Lampu kuning
1 s kuning + 0.5 s gelap
Periode
3 s

4Poin utama

  1. 1.

    Bahaya baru, termasuk kerangka kapal: jangan menganggapnya tanda khusus.

  2. 2.

    Garis biru dan kuning: jumlah dan lebar sama, keseluruhan 4–8.

  3. 3.

    Lampu: biru dan kuning bergantian, dengan periode 3 s.

  4. 4.

    RACON, jika dipasang: Morse D; pelampung dapat dilengkapi transponder AIS.

5Kesalahan umum

  • Salah: "Ini tanda khusus karena ada warna kuning."

    Benar: Ini bukan tanda khusus yang seluruhnya kuning: tanda ini mengidentifikasi bahaya baru, termasuk kerangka kapal.

  • Salah: "Kerangka kapal sudah ditandai secara tepat."

    Benar: Posisi dan luasnya yang tepat mungkin masih dinilai; jaga jarak aman.

  • Salah: "Lampunya hanya kuning."

    Benar: Lampu bergantian biru dan kuning, masing-masing selama 1 s dengan periode 3 s.

6Kunci ujian & penafsiran

Kunci ujian

  • "Bahaya baru" + "garis biru dan kuning" = pelampung tanda kerangka kapal darurat, bukan tanda khusus.

  • Jika Anda melihat "jumlah dan lebar sama", ingat batasnya: keseluruhan 4 hingga 8 garis.

  • Urutan: 1 s biru + 0.5 s gelap + 1 s kuning + 0.5 s gelap; periode 3 s.

Cara memahaminya

  • Sifatnya sementara. Penilaian risiko menentukan lama penggunaannya; jika bahaya tetap ada, otoritas perlu menetapkan penandaan reguler.

  • Saat melihatnya, jaga jarak aman: posisi dan luas kerangka kapal mungkin masih dalam penilaian.

7Pelajaran lengkap & sumber

Buka pelajaran lengkap (diagram dan rujukan resmi)

Pelampung tanda kerangka kapal darurat menandai bahaya baru, termasuk kerangka kapal yang baru ditemukan. Otoritas berwenang menentukan penandaan selanjutnya setelah bahaya disingkirkan atau informasinya cukup disebarluaskan.

  • Warna: jumlah dan lebar garis vertikal biru dan kuning sama; 4 hingga 8 garis secara keseluruhan
  • Tanda puncak (jika dipasang): salib kuning tegak
  • Lampu: 1 s biru + 0.5 s gelap + 1 s kuning + 0.5 s gelap; periode 3 s
  • Bentuk: pilar atau batang
  • RACON (jika dipasang): kode Morse "D" (garis-titik-titik)
  • AIS: dapat dilengkapi transponder AIS

Tanda ini diperkenalkan untuk memberikan tanggapan cepat yang distandardisasi secara internasional terhadap bahaya yang baru ditemukan.

Dua contoh penandaan darurat bangkai kapal: garis vertikal biru dan kuning berselang-seling serta salib kuning tegak. Salib merupakan tanda puncak pilihan; gambar diam tidak menunjukkan irama lampu.

8Uji pengetahuan Anda

Soal 1/4

Bahaya apa yang ditandai pelampung ini?

Ditinjau oleh Ramon Curto, Pengajar nautika di IECNPC · Terakhir ditinjau: